4 penyebab aplikasi di hapus di Playstore

Baru_baru ini produk Google, admob. yang bisa menghasilkan uang dari Google. Ada 3 jenis kontributor yang dapat menghasilkan uang secara online dari Google.

1. Menjadi penulis /blogger

2. Menjadi youtuber

3. Menjadi pengembang aplikasi berbasisi android

1. Blogger

Jika kamu pemula dan hobinya menulis, maka kamu dapat menggunakan platform blogspot milik Google. Kamu bisa post artikel kamu di blogspot. Saran saya 5 artikel post berturut_turut tanpa henti.

2. Youtuber

Kamu bisa membuat video/vlog tentang aktivitas kamu. Hasil video yang kamu buat, bisa di upload di youtube.com. saran saya usahakan 1 video sehari secara konsisten.

3. Pengembang aplikasi android

Kalau kamu bisa membuat aplikasi android yang bagus dan menghibur. Aplikasi tersebut dapat di upload di Google playstore. Mungkin tulisan di atas itu, dapat uang Dari Google. Bekerja secara online, ternyata ada bayarannya dan tidak (Hoak).

Untuk aplikasi yang di hapus di Playstore harus kita perhatikan terutama berulang-ulang terhapus karena pelanggaran dari kebijakan Playstore. Selalu perhatikan untuk kedepannya. Mungkin informasi ini akan menambah pengalaman anda, jika mencoba menjadi pengembang aplikasi android.

Baca:

cara dapat uang dari youtube

cara dapat uang dari penulis

cara dapat uang dari membuat apk

Berikut ini beberapa penyebab dari penghapusan aplikasi android di Google playstore.

1.  aplikasi tidak memasang Privacy Policy

Ini hanya bisa dilakukan sebelum atau sesudah upload aplikasi di Google develover. Link yang ada di Aplikasi harus terarah ke website yang kita miliki. Url halaman Privacy Policy yang ada di webaite harus infut di Google develover setelah upload aplikasi. Terus di halaman aplikasi aktivity juga harus terdapat link.

Jangan khawatir jika sudah terhapus karena akan dikembalikan lagi. Syaratnya mudah ko, hanya pasang Privacy Policy di setiap masing_masing aplikasi lainnya dan di website halaman.

Bagaimama caranya pasang Kebijakan atau TOS

Tinggal kunjungi https://app-privacy-policy-generator.firebaseapp.com/  lalu pasang di aplikasi dan di website.

2. Salah mengarahkan link

Penyebab selanjutnya salah mengarahkan link tujuan, malah ke aplikasi lainnya. Sehingga pihak tim Playstore akan menghapus aplikasi yang terupload. Memang kalau pertama gak akan langsung terhapus tapi lama-kelamaan akan tercyduk. Karena ini merupakan pelanggaran kebijakan dari Godev tersebut, walaupun hanya untuk mempromosikan aplikasi lainnya.

3. Membuat judul dan nama serupa dengan nama terkenal

Jangan salah diangap sepele kalau mau ngambil nama atau judul, karena Google selalu update kebijakan dari Godev. Contohnya seperti ngambil nama yang sudah terkenal atau hak cipta. Batman, cinderella, game naruto.

Mungkin istilah di atas itu dapat menjadikan perhatian kedepannya untuk berhati_hati mengambil sebuah nama.

4. Salah menempatkan iklan intertital di aplikasi android

Iklan ada 3 jenis. 1. Iklan banner, 2. Iklan intertital dan iklan readwaredvideo ads.

Jadi hati-hati untuk memasang iklan intertital ini, patuhi kebijakan untuk peletakan iklan tersebut. Karena bisa saja aplikasi di hapus karena tidak sesuai dengan kebijakan Godev.

Mungkin itu sebuah pengalaman atau kejadiaan yang saya alami, mungkin ada hal baru lagi. Tulisan di atas sesuai dengan yang saya alami.

Kesimpulan:

Membuat apk versi android itu tidaklah mudah, kita harus dibekali ilmu IT, atau setidaknya kita punya basic agar mudah memahami kode yang akan kita rancang. Apk yang sudah jadi diupload ke Google Playstore dan banyak pengguna. Apk tersisipi iklan banner dari pihak ketiga, banyak iklan yang membayar besar untuk publisher Indonesia. Untuk bermain di Admob kita membuat apk harus menuruti kebijakan dari godev.

About the author: Rahmat

Hallo semuanya saya menyukai musik, terutama bernyanyi. saya seorang internet marketer seumur bayi merah. Writer, Youtuber, internet marketing dan Publisher.

Related Posts

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *